Blog Salah Satu Media Pembelajaran
Nani Kusmiyati, S.Pd., M.M., CTMP. Lahir di Kediri, 12 September 1966. Lulusan S1 Bahasa Inggris di UIA (Universitas Islam Assyafiiyyah) Pondok Gede dan S2 MSDM di UPN Veteran Jakarta. Berpangkat Mayor TNI AL. Dinas pertama di Disminpersal (Dinas Personel TNI AL) selama 5 tahun, kemudian di Pusdiklat Bahasa selama 8 tahun, selanjutnya berdinas di Dinas Pendidikan TNI AL selama 20 tahun. Saat ini berdinas di Lemhannas, Jabatan Kasubbag Kerma Multilater Luar Negeri.
Penugasan di Lebanon sebagai Pasukan Perdamaian PBB selama satu tahun.
Mengikuti kursus AELIC (Advanced English Language Instructor Course) selama 4 bulan di DLI (Defense Language Institute) San Antonio Texas, US; MELT (Methodology English Language Teaching) tahun 2002 dan ETDC (English Teaching Development Course) tahun 2007 di Australia.
Beberapa negara lain yang telah dikunjungi dalam rangka latihan bersama dan pertukaran perwira, Cobra Gold di Thailand, Ausindo di Darwin Australia, COREL di Cambodia, Junior Officer Exchange di Singapore dan Malaysia.
Kegiatan sebelumnya mengajar bahasa Inggris di TNI AL bagi personel yang akan melaksanakan tugas misi maupun sekolah ke luar negeri. Kegiatan ditempat baru berkoordinasi dan menyiapkan administrasi bagi Perwira Mancanegara yang akan sekolah Lemhannas di Indonesia. Untuk tahun 2021 belum ada kegiatan pendidikan karena masih pandemi.
Moderator pertemuan kali ini Ibuk Aam Nurhasanah
Semenjak mengikuti kelas menulis yang diprakarsai oleh Omjay Mayor Nani mulai mengenal blog ,Mayor Nani mengaplikasikannya dalam mengajar siswanya yang heterogen dalam usia, background pendidikan, pangkat dan jabatan. Kadang-kadang heterogen dalam hal kemampuan bahasa Inggris mereka. Untuk mencari calon siswa dengan kemampuan homogen di lingkungan TNI AL cukup susah karena mereka yang minat belajar bahasa Inggris yang diijinkan instansinya, tidak banyak. Adakalanya mereka yang mengikuti kursus bahasa karena kewajiban.
Pertama tama menggunakan blog sebagai media pembelajaran menemui beberapa kendala karena keterbatasan dalam teknologi,tapi lama kelamaan siswa Mayor Nani mulai terbiasa belajar melalui blog,bahkan desain blognya lebih bagus dari Mayor Nani
CARA MAYOR NANI MEMAMFAATKAN BLOG DALAM MENGAJAR
Blog dijadikan sebagai salah satu media untuk menyimpan materi ajaran yang kemudian dishare ke group whatsapp. Kemudian meminta mereka mengerjakan tugas di blog dan share link blog ke group whatsapp. Teman-teman mereka dapat memberi komen tentang isi dari blog mereka. Mayor Nani juga mengoreksi melalui blog. Di hari berikutnya apa yang mereka kerjakan beliau diskusikan di kelas atau di whatsapp. Sebagai guru Mayor Nani tidaklah mau terjebak dengan homework-homework yang ia berikan. Dia harus membaca cepat dan menggaris bawahi kalimat atau kata juga grammar yang kurang tepat. Kemudian beliau kumpulkan dengan kesalahan-kesalahan teman-teman lainnya dan dibahas secara umum di kelas atau melalui whatsapp.
Untuk reading dan listening Mayor Nani juga masukkan di blog. Dengan memberikan mereka cerita kemudian ada beberapa pertanyaan di masing-masing cerita tsb. Sedangkan untuk Listening lebih kepada memberikan video yang bisa beliau attach di blog
Sebenarnya 4 skill sudah tercakup di dalam pelajaran yan ditulis di blog. Reading, dengan cerita atau beberapa paragraf, kemudian mereka menonton video yang masih mendukung cerita tsb. mereka menjawab beberapa pertanyaan yg terdapat di reading dan video. Mereka menulis dengan topik seperti pada reading
Penggunaan blog sebagai media belajar sangat bermanfaat. Pada awalnya menulis di blog karena terpaksa selanjutnya mereka menjadi terbiasa. Kemampuan menulis dalam bahasa Inggris mereka meningkat. Sedangkan kemampuan speaking mereka juga bertambah karena mereka diminta untuk merekam suara mereka dan di share di group (jika daring). Jika belajar dengan tatap muka, mereka diminta untuk bicara di depan kelas. Bagi level Dasar, mereka boleh membawa drafnya dan dibaca di depan kelas.
Dari blog Mayor Nani sudah menghasilkan 30 buku antologi satu buku solo dengan
judul “Februari Bermakna (Aksara berkisah dalam Lomba Blog Jadi Buku),” dan saat beliau sedang menyelesaikan buku ke- 2 dengan project Jejak Warna dengan judul buku, “Jejak Warna Penyatu Rasa.”
menurut Mayor NaniPelajaran yang selalu dia ingat dari para narasumber senior dan junior mengapa dia harus menulis, karena 1. saya tidak hidup selamanya,2. meningkatkan level pribadi,
3. memotivasi menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain dan yang terakhir
4. mendapatkan penghasilan dengan menulis. (seperti om Jay)
Cara melahirkan karya yaitu dengan menulis di blog atau di media sosial lainnya, mengikuti project menulis buku antologi dan menerbitkan buku dengan tulisan sendiri.
Hari /Tanggal : Rabu 16 Juni 2021
Topik : Blok adalah Sarana dan Mengajar
Narasumber : Nani Kusmiyati S.Pd.,M.M., CTMP.
Resume. : 27
Gelombang. : 18
Komentar
Posting Komentar