Langsung ke konten utama

Konsep Buku NonFiksi





Penulis tidak pernah dilahirkan, tetapi dia diciptakan. Bakat menulis tidak selalu dibawa sejak lahir, tetapi tumbuh oleh
satu motivasi dan gagasan.
(Bambang Trimansyah)


Materi pertemuan kali ini  kita masih berbicara tentang tulisan non fiksi  yaitu Konsep Buku Non Fiksi yang akan disampaikan 
oleh Ibuk Mussin M.Pd yang merupakan alumni belajar menulis gelombang 8 dan berhasil menghadapi tantangan menulis dengan Prof Eko Indrajit ,dengan moderator Ibuk Aam Nurhasanah dengan tema Konsep Buku Non Fiksi 
Sekilas mari kita lihat biodata dari Ibuk Mussin M.Pd

Musiin  atau biasa dipanggil Bu Iin oleh orang-orang di sekitarnya memiliki hobi membaca buku, menulis, travelling  dan memasak. Ia lahir di kota Tahu Takwa Kediri dan merupakan seorang guru Bahasa Inggris di SMPN 1 Tarokan Kediri sejak tahun 1998 .

Sebagai penulis pemula, karya buku yang telah dihasilkan adalah sebagai berikut:

  1. Digital Brochure Mengasah Kemampuan Menulis dan Jiwa Kewirausahaan Gen Z

  2. Literasi Digital Nusantara. Meningkatkan Daya Saing Generasi Muda melalui Literasi (Karya bersama Prof Eko)

  3. Selaksa Hikmah dari Tarokan (Karya bersama siswa-siswa)

  4. Ukir Prestasi dan Tebar Inspirasi ( Antologi Kisah Guru Lejitkan Potensi Siswa)

  5. Cergam Panji Asmarabangun and Dewi Sekartaji

  6. Modul Pembelajaran Bahasa Inggris untuk Kelas IX.

  7. Menulis Artikel populer di majalah online

Menjadi penulis buku non fiksi telah mengantarkan untuk mengikuti ujian Sertifikat Penulis dan telah berhasil memegang sertifikasi penulis.  Disamping itu Bu Iin juga founder organisasi swadaya masyarakat YAPSI yang berdiri sejak tahun 1991.Organisasi ini bergerak dalam bidang

  1. Pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya UMKM bekerja sama dengan Bank Indonesia Surabaya.

  2. Pemberian bantuan pangan bagi masyarakat miskin, posyandu, anak sekolah bekerja sama dengan World Food Program (UN-WFP) di wilayaj Surabaya, Gresik dan Sidoarjo 

  3. Pemberian bantuan susu bagi anak-anak SD bekerja sama dengan Susu Ultra dam Departemen  Pertanian Amerika Serikat.

  4. Pelatihan Sekolah Ramah Anak  bagi guru-guru SD di Kabupaten Sampang bekerja sama dengan UNICEF.

  5. Pendidikan  lingkungan dan daur ulang sampah bekerja sama dengan Tetra Pak Indonesia dan TP UKS Propinsi Jawa Timur.

  6. Pengadaaan perpustakaan kampung, dan toilet di kampung-kampung Surabaya donasi dari UN WFP.

Dalam bidang kewirausahaan, Bu Iin merupakan founder PT In Jaya yang bergerak di bidang ekspedisi untuk pendistribusian produksi Indomarco dan Indolakto Pasuruan. Selain itu PT In Jaya merupakan pemasok bahan baku tebu  bagi pabrik gula di wilayah Madiun, Malang dan Kediri.

Statement Buk Iin menulis bukanlah keterampilan yang mudah. Menulis tidak semudah berbicara, semudah bergosip . Justru tantangannya ada karena sulit. Perjuangan menjadi penulis dengan mengikuti kelas menulis, membuat resume, menghasilkan buku, maka akan lahir CINTA MENULIS.

Menurut pemaparan Buk Iin sebelum menulis seseorang harus tau dulu apa tujuannya menulis bermacam macam tujuan orang menulis Buk Iin sendiri memaparkan tujuannya menulis

1. Mewariskan ilmu lewat buku.

2. Ingin punya buku karya sendiri yang bisa terpajang di toko buku online maupun offline.

3. Mengembangkan profesi sebagai seorang guru.

Ditambah lagi tujuan menulis beliau terinspirasi kutipan dari Pramudya Anantatoer

Kata mutiara    lain   “Ikatlah ilmu dengan tulisan

Sebelum  menjelaskan beberapa kiat menulisnya   non fiksi.mari kita lihat macam macan tulisan nonfiksi

A.  Tulisan non fiksi

Tulisan non fiksi adalah tulisan atau keterangan tentang kejadian atau peristiwa tertentu.

Ada 2 macam tulisan non fiksi, yaitu :

1.      KBBI , yaitu tulisan yang tidak bersifat fiksi tapi berdasarkan fakta dan kenyataan

2.      Karya informatif, yaitu tulisan dimana penulis bertanggung jawab penuh atas kebenaran dan akurasi informasi yang disajikan

Ragam tulisan non fiksi adalah :

1.      Berita

2.      Esai

3.      Catatan perjalanan

4.      Artikel informatif

5.      Best practice

Berita

Cerita atau keterangan mengenai kejadian atau peritiwa hangat disebut berita. Menurut teknik penulisannya dibedakan menjadi dua, yaitu:

-          Hard news. Berita yang ditulis dengan lugas, singkat, padat, dan tidak bertele-tele (to the point). Contohnya berita kebakaran di Koran.

-          Feature. Berita ditulis dengan gaya bercerita, dengan bunga-bunga bahasa, menggunakan kata-kata hiasan agar lebih menarik. Harapannya pembaca selain mendapat informasi juga mendapatkan hiburan.

Bagaimana menulis berita yang baik? Pertama harus terpenuhi dulu semua unsur beritanya yaitu 5W+1H (Who, What, When, Where, Why, dan How). Jadi sebuah berita harus bisa menceritakan siapa melakukan apa, kapan dan di mana dilakukannya, mengapa melakukan itu, dan bagaimana ia melakukannya. Kedua, ada nilai aktualitas dan faktualitas dalam berita. Aktualitas itu kecepatan berita ditayangkan. Jadi makin cepat sebuah peristiwa diangkat menjadi berita dan ditayangkan/dimuat, akan lebih diminati khalayak. Kemudian faktualitas, ini bicara tentang kebenaran. Jadi sebuah berita harus benar-benar berdasarkan

2.       Esai

Esai adalah karangan prosa yang membahas masalah sepintas lalu dari sudut pandang pribadi penulisnya, sering disebut juga opini.

Esai itu sama seperti opini di media massa. Ketika mau menulis esai, kita tentukan dulu topik apa yang mau kita tanggapi. Kemudian uraikan tanggapan kita seperti apa. Terakhir cari referensi yang terkait jika diperlukan. Misal, kita ingin menanggapi tentang kasus positif corona di Indonesia yang terus meningkat. Pertama kitakumpulkan dulu data tentang itu, misal jumlahnya berapa, kenaikannya berapa per hari, dan seterusnya. Kedua, tuliskan apa gagasan kita terhadap itu, misal kita punya ide tentang bagaimana caranya mengurangi penyebaran corona. Nah uraikan satu per satu, misal pertama di rumah aja, kedua rajin cuci tangan, dan seterusnya. Jangan lupa masing-masing poin dijelaskan. Ketiga, jika ada referensi untuk mendukung ide kita, akan lebih baik. Misal, rajin cuci tangan bisa mencegah penyebaran corona, adakah teori atau pendapat ahli yang menguatkan itu.

3.       Catatan Perjalanan

Disebut catatan perjalanan karena tulisan tersebut berisi tentang proses sebuah perjalanan atau ulasan tentang apa yang ditemui dalam perjalanan tersebut. Misal, ulasan mengenai tempat yang dikunjungi, budaya daerah, makanan khas, dan seterusnya.

4.       Artikel Informatif

Artikel Informatif merupakan tulisan yang berisi informasi tentang suatu hal. Tujuannya untuk menambah pengetahuan pembaca. Tulisan ini berisi murni informasi, yang dalam bahasa popular disebut “artikel feature

5.       Best Practice

Sebagaimana namanya, Best Practice adalah tulisan tentang pengalaman terbaik dalam menyelesaikan suatu permasalah. Tulisan ini biasa dibuat oleh para pendidik atau mereka yang terlibat dalam dunia pendidikan. Selain sebagai lesson study, produk tulisan best practice juga bisa menjadi masukan bagi pemerintah untuk memperbaiki kualitas pendidikan.

Dari pemaparan Buk Iin dalam penulisan buku nonfiksi ada 3 pola yakni:

1. Pola Hierarkis (Buku disusun berdasarkan tahapan dari mudah ke sulit atau dari sederhana ke rumit) 

Contoh: Buku Pelajaran

2. Pola Prosedural (Buku disusun berdasarkan urutan proses.

Contoh: Buku Panduan

3. Pola Klaster (Buku disusun secara poin per poin atau butir per butir. Pola ini diterapkan  pada buku-buku kumpulan tulisan atau kumpulan bab yang dalam hal ini antarbab setara)

Langkah Pertama

 Pratulis

1. Menentukan tema

2. Menemukan ide

3. Merencanakan jenis tulisan

4. Mengumpulkan bahan tulisan

5. Bertukar pikiran

6. Menyusun daftar

7. Meriset

8. Membuat Mind Mapping

9. Menyusun kerangka

Tema bisa ditentukan satu saja dalam sebuah buku. Tema dari buku nonfiksi adalah parenting, pendidikan, motivasi dll.

Untuk melanjutkan dari tema menjadi sebuah ide yang menarik, penulis bisa mendapatkan dari

1. Pengalaman pribadi

2. Pengalaman orang lain

3. Berita di media massa

4. Status Facebook/Twitter/Whatsapp/Instagram

5. Imajinasi

6. Mengamati lingkungan

7. Perenungan

8. Membaca bukuU

Untuk Referensi dapat diambil dari

1 . Pengetahuan yang diperoleh secara formal , nonformal , atau informal ;

2. Keterampi lan yang diperoleh secara formal , nonformal , atau informal ;

3. Pengalaman yang diperoleh sejak bal i ta hingga saat ini ;

4. Penemuan yang telah didapatkan.

5. Pemikiran yang telah direnungkan

Langkah kedua

Menulis Draf

1. Menuangkan konsep tulisan ke tulisan dengan prinsip bebas

2. Tidak mementingkan kesempurnaan, tetapi lebih pada bagaimana ide dituliskan

Langkah ketiga

Merevisi Draf

1. Merevisi sistematika/struktur tulisan dan penyajian

2. Memeriksa gambaran besar dari naskah.

Langkah keempat 

Menyunting naskah (KBBI dan PUEBI)

1. Ejaan

2. Tata bahasa

3. Diksi

4. Data dan fakta

5. Legalitas dan norma

Hambatan-hambatan dalam menulis 

1. Hambatan waktu

2. Hambatan kreativitas

3. Hambatan teknis

4. Hambatan tujuan

5. Hambatan psikologis

Cara mengatasi mengatasi hambatan

1. Banyak membaca

2. Mencari inspirasi di lingkungan sekitar, orang sekitar atau terkait dengan nara sumber.

3. Disiplin menulis setiap hari.

4. Pergi ke pasar dan memasak. Ini menjadi mood booster untuk menulis lagi (kebetulan saya hobi memasak)contoh 

Dengan mengikuti langkah cara menyusun buku dari Bapak Roma Tandean, tulisan kita menjadi rapi dan tertata sejak awal. Daftar isi, kutipan, indeks dan daftar pustaka tertata secara otomatis. 

Anotomi Buku

1. Halaman Judul

2. Halaman Persembahan (OPSIONAL)

3. Halaman Daftar Isi

4. Halaman Kata Pengantar (OPSIONAL, minta kepada tokoh yang berpengaruh)

5. Halaman Prakata

6. Halaman Ucapan Terima Kasih (OPSIONAL)

7. Bagian /Bab

8. Halaman Lampiran (OPSIONAL)

9. Halaman Glosarium

10. Halaman Daftar Pustaka

11. Halaman Indeks

12. Halaman Tentang Penulis

Hari /Tanggal.   :Jumat 21 Mei 2021

Narasumber.      : Mussin M.Pd

Topik.                  : Konsep Menulis Buku                                     NonFiksi

Pertemuan.      : 16

Gelombang.     : 18



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menulis Semudah Ceplok Telor

Tips Mengembangkan tulisan Non Fiksi

Menulis Dikalau Sakit